Tampilkan postingan dengan label guitar clinic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guitar clinic. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2011

harmoni progresi chord


HARMONI PROGRESI AKORD

- Akord Tonik adalah Akord dasar dalam sebuah lagu/musik.
- Akord Dominan adalah Akord yang berjarak 3 ½ nada dari Akord tonik.
- Akord SubDominan adalah Akord yang berjarak 2 ½ nada dari Akord tonik.

Hubungan antar Akord diatas sangat erat hubungannya dalam menentukan suatu iringan musik atau lagu. Apabila lagu dimainkan dengan nada dasar Do = C, maka pola hubungan Akordnya adalah C – F – G.
Contoh yang lain : lagu dengan nada dasar Do = D
maka pola hubungannya adalah D – G – A

Akord Major memiliki hubungan sejajar (paralel) dengan Akord Minor dikarenakan memiliki persamaan tangga nada. Perbedaannya hanya terletak pada permulaan tangga nadanya.
Contoh : Akord C Major berhubungan sejajar dengan A Minor (perhatikan tangga nada kedua Akord tersebut).

Akord-Akord yang memiliki hubungan paralel (sejajar), sebagai berikut :

- C sejajar dengan ………. Am
- C# (Db) sejajar dengan ………. Bbm (A#m)
- D sejajar dengan ………. Bm
- D# (Eb) sejajar dengan ………. Cm
- E sejajar dengan ………. C#m (Dbm)
- F sejajar dengan ………. Dm
- F# (Gb) sejajar dengan ………. D#m (Ebm)
- G sejajar dengan ………. Em
- G# (Ab) sejajar dengan ………. Fm
- A sejajar dengan ………. F#m (Gbm)
- A# (Bb) sejajar dengan ………. Gm
- B sejajar dengan ………. G#m (Abm)

istilah-istilah dalam gitar

Alternate Picking :
Teknik memetik senar/string/dawai menggunakan pick (pemetik) dengan gerakan kebawah dan keatas atau sebaliknya secara konstan dan bergantian.

Major Scale :
Tangga nada Major merupakan tangga nada yang dirangkai oleh 7 not dengan Formula
1 – 1 – 1/2 - 1 – 1 – 1 –1/2 dengan not pertama disebut nada dasar (root) dan not kedelapan disebut oktaf.
Keterangan : 1 = satu nada atau dua fret pada gitar
1/2 = setengah nada atau satu fret pada gitar

Tangga nada minor :
Tangga nada minor merupakan bagian dari tangga nada Major yaitu tangga nada yang dimulai dari not ke 6 (fa) dari tangga nada Major, misalnya dari tangga nada C Major akan dihasilkan tangga nada A minor, sehingga Formula yang dihasilkan adalah 1 – 1/2 - 1 – 1 – 1/2 - 1 – 1 . Dalam MODES, tangga nada minor ini disebut Aeolian.

Tangga nada Major Pentatonic :
Pentatonic berasal dari kata “penta” yang berarti lima dan “tone/tonic” yang berarti nada. Jadi, Tangga nada Major Pentatonic adalah tangga nada yang hanya menggunakan lima not dari tangga nada Major dengan menghilangkan not ke-4 (fa) dan not ke-7 (si) sehingga apabila dari tangga nada C Major C – D – E – F – G – A – B – C , tangga nada pentatonic-nya terdiri dari C – D – E – G – A – C dengan Formula 1 – 1 – 1 1/2 - 1 – 1 1/2.

Tangga nada minor Pentatonic :
Tangga nada minor Pentatonic adalah tangga nada yang hanya menggunakan lima not dari tangga nada minor dengan menghilangkan not ke-2 (re) dan not ke-6 (fa) sehingga apabila dari tangga nada A minor A – B – C – D – E – F – G – A , tangga nada Pentatonic-nya terdiri dari A – C – D – E – G – A dengan Formula 1 1/2 - 1 – 1 – 1 1/2 - 1.

Slur :
Slur termasuk salah satu teknik bermain gitar yang sangat populer dan banyak dimainkan oleh para pemain gitar terutama lead guitar, dan merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam bermain gitar elektrik maupun gitar akustik. Teknik slur ini terdiri dari Hammer-On (ascending slur) dan Pull-Off (descending slur).

Hammer-On
Cara memainkannya : Petiklah not yang lebih rendah dari 2 not, sementara not
pertama masih berbunyi, jari yang lain dari tangan kiri
diketukkan di not ke-2 tanpa harus dipetik lagi.

Pull-Off
Cara memainkannya : Petiklah not yang lebih tinggi dari 2 not, sementara not
Pertama masih berbunyi, jari yang dipakai untuk menekan not tersebut dilepaskan dengan cara mencongkel senar sampai senar terpetik dan membunyikan not kedua yang lebih rendah.

Legato :
Legato merupakan teknik slur yang dilakukan tanpa pemetikan not awal atau not tertentu. Biasanya terdiri atas beberapa slur yang dirangkai menjadi satu kesatuan dalam satu permainan.

Bending :
Teknik ini terdiri dari 3 macam, yaitu:

Natural Bending
Cara memainkannya :
Senar ditekan dengan not yang dikehendaki, lalu jari tersebut digerakan keatas atau kebawah sehingga bunyi yang dihasilkan lebih tinggi dari bunyi not semula. Untuk senar 1(E), 2(B) dan 3(G) bending dimainkan keatas, sedangkan senar 4(D), 5(A) dan 6(E) dimainkan ke bawah.

Release Bending
Cara memainkannya :
Bending dilakukan terlebih dahulu sebelum dipetik sehingga belum menghasilkan suara, setelah senar digerakkan ke atas kemudian senar tersebut dipetik dan dikembalikan ke not asal tanpa dipetik kembali.

Unision Bending
Cara memainkannya :
Senar yang lebih tinggi atau not yang lebih rendah dari 2 not, di-bending sampai memiliki not yang sama dengan not yang lebih tinggi dan dibunyikan secara bersamaan.

Slide :
Dimainkan dengan menggeser jari yang menekan senar dengan not tertentu menuju ke not yang lain dengan arah maju atau mundur (Ascending slide atau Descending slide).

Harmonic :
Teknik yang dilakukan untuk menghasilkan suara lebih tinggi dari not asal menggunakan teknik touch.

Tapping :
Teknik yang dimainkan tanpa menggunakan pick atau pemetik, melainkan dengan cara jari-jari kedua tangan berada di neck gitar, maka teknik tapping ini bisa juga disebut teknik Two Handed. Teknik tapping ini didasari oleh teknik slur yaitu Hammer-On dan Pull-Off yang dikombinasikan dengan Tap pada jari tangan kanan.